Siaran pers Ancaman Bahaya Bencana Tsunami Makin Nyata, Pembangunan NYIA Kulonprogo Harus Segera Dihentikan!

Terberitakan di Harian Kompas, Senin, 24 Juli 2017, tim peneliti Pusat Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menemukan deposit tsunami di dekat bakal lokasi bandar udara baru di Yogyakarta. Deposit tsunami itu diperkirakan berusia 300 tahun, seumuran jejak pantai selatan Banten dan Jawa Barat. Potensi gempa di kawasan ini, berdasarkan sebaran deposit tsunaminya, bisa di atas M9, demikian kata Kepala Geoteknologi LIPI Eko Yulianto di Kompas, Selasa 25 Juli 2017. Jika suatu saat terjadi lagi tsunami seperti di Pantai Pangandaran dengan (kekuatan kegempaan) magnitude lebih tinggi sedikit saja, bandara baru itu akan kena mulai bagian apron, terminal sampai runwaynya, ujar Widjo Kongko, peneliti Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) UGM.
Keterangan tersebut sesungguhnya makin menguatkan apa yang dahulu kerap disuarakan oleh petani Wahana Tri Tunggal (WTT). New Yogyakarta International Airport (NYIA) Kulonprogo selain akan menyingkirkan lahan pertanian subur di Kecamatan Temon, juga dibangun di atas ruang yang rawan sekali dengan bahaya tsunami. Pada beberapa kesempatan, termasuk dalam materi gugatan terhadap Ijin Penetapan Lokasi (IPL) bandara yang diterbitkan Gubernur Provinsi D.I. Yogyakarta yang kami ajukan bersama para petani WTT, IPL harus batal dan dicabut lantaran salah satunya tidak sesuai dengan peruntukan ruangnya. Dalil ini pun juga diamini oleh hakim pemeriksa perkara yang membatalkan IPL tersebut.
Posisi kerawanan lokasi bandara baru di Kulonprogo sesungguhnya sudah ditetapkan dalam dokumen perundang-undangan tentang rencana tata ruang wilayah. Dapat ditengok dalam Perpres Nomor 28 tahun 2012 tentang RTR Pulau Jawa-Bali di mana Kabupaten Kulonprogo jadi salah satu wilayah yang ditetapkan sebagai zona rawan bencana alam geologi (pasal 46 ayat 9 huruf d). Selain itu, menilik Perda Provinsi DIY Nomor 2 tahun 2010 tentang RTRW DIY, sepanjang pantai di Kabupaten Kulonprogo telah ditetapkan sebagai kawasan rawan tsunami (Pasal 51 huruf g). Bahkan Perda Kabupaten Kulon Progo Nomor 1 Tahun 2012 Tentang RTRW Kabupaten Kulonprogo pun lebih detail menyatakan bahwa kawasan rawan tsunami salah satunya meliputi Kecamatan Temon (pasal 39 ayat 7 huruf a).
Penataan ruang berbasis mitigasi bencana, dengan menetapkan kawasan tertentu sebagai kawasan lindung geologi sesunguhnya adalah ikhtiar untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kehidupan makhluk hidup. Apalagi secara geografis Indonesia berada di lingkaran rawan bencana. Badan Nasional Penanggulangan Bencana dalam Masterplan Pengurangan Resiko Bencana Tsunami (2012) pun sebetulnya sudah memetakan kawasan utama yang punya resiko dan probabilitas tsunami tinggi. Kawasan tersebut antara lain kawasan selat sunda dan Jawa Bagian Selatan. Gempa bumi yang besar yang terjadi di zona penunjaman di Jawa bagian selatan dikhawatirkan akan memicu tsunami yang dapat menimpa salah satunya daerah pantai di selatan Provinsi DIY (Kabupaten Kulonprogo).
NYIA Kulonprogo yang diklaim sebagai proyek untuk kepentingan umum, sesungguhnya adalah sarana transportasi udara yang akan memiliki resiko bahaya amat tinggi terutama bagi calon pengguna transportasi penerbangan. Khalayak umum terutama masyarakat calon pengguna jasa transportasi udara seakan-akan sedang dijerumuskan ke kawasan berresiko bahaya ekstra, yaitu kawasan rawan bencana tsunami. Menimbang kondisi lokasi yang rawan, maka analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) yang saat ini sedang berproses sudah semestinya tidak sampai pada putusan yang menyatakan pembangunan NYIA Kulonprogo layak secara lingkungan hidup.
Berangkat dari hal tersebut di atas kami menuntut:
1. Kepada Presiden Republik Indonesia, Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Bupati Kulonprogo dan PT. Angkasa Pura I menghentikan rencana pembangunan New Yogyakarta International Airport Kulonprogo;
2.  Kepada Komisi Penilai Amdal, tidak menerbitkan rekomendasi kelayakan lingkungan pada pembangunan NYIA Kulonprogo;
3. Kepada Kementer
ian Lingkungan Hidup, Gubernur D.I. Yogyakarta dan Bupati tidak menerbitkan izin lingkungan pembangunan NYIA Kulonprogo.
Yogyakarta, 28 Juli 2017
Hormat kami
Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta
Narahubung:
Hamzal Wahyudin (087738514141)
Yogi Zul Fadhli (08995151006)
Epri Wahyudi (087838885835)
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Google+

PENGUMUMAN SELEKSI AKHIR PENERIMAAN  VOLUNTEER LBH  YOGYAKARTA 2 0 1 7

 

Selamat bagi peserta seleksi penerimaan volunter LBH Yogyakarta yang dinyatakan lolos seleksi akhir. Berikut daftar nama-nama peserta yang dinyatakan lulus seleksi akhir.

1 RIO RINALDI SILALAHI 170102
2 WISNU ANDIKATAMA 170104
3 DIDA RACHMA W 170106
4 ROMI MAULANA 170108
5 REYNALDO 170109
6 RYAN AKBAR 170110
7 ABDUL MALIK 170111
8 NASIEMATUL ARIFAT 170112
9 ANITA SIMBOLON 170113
10 MADA PUDYATAMA 170115

Bagi peserta seleksi yang dinyatakan lolos dan terpilih sebagai calon pengabdi bantuan hukum LBH Yogyakartaselanjutnya akan dilantik sebagai pengabdi bantuan hukum LBH Yogyakarta pada hari Selasa, 13 Juni 2017 di kantor LBH Yogyakarta, Jl. Ngeksigondo, No. 5A, Yogyakarta.

Yogyakarta, 10Juni 2017

Kepala Divisi Pendidikan dan Pengkaderan

Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta

 

Lutfy Mubarok, S. H.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Google+

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI WAWANCARA CALON VOLUNTEER LBH YOGYAKARTA 2017

Selamat bagi peserta seleksi penerimaan volunteer LBH Yogyakarta yang dinyatakan lolos seleksi wawancara. Berikut daftar nama-nama peserta yang dinyatakan lulus seleksi wawancara:

No

Nama No. Seleksi
1. Rio Rinaldi Silalahi 170102
2. Wisnu Andikatama 170104
3. Dida Rachma W 170106
4. Romi Maulana 170108
5. Reynaldo 170109
6. Ryan Akbar 170110
7. Abdul Malik 170111
8. Nasimatul Aslamiyah 170112
9. Anita Simbolon 170113
10. Zulfajri 170114
11. Mada Pudyatama 170115
12. Ahmad Maulana Iqbal 170118

Bagi peserta seleksi yang dinyatakan lolos selanjutnya akan dilaksanakan seleksi tertulis. Jadwal seleksi tertulis akan diumumkan selanjutnya oleh panitia.

Yogyakarta, 30 Mei 2017

Kepala Divisi Pendidikan dan Pengkaderan

Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta

Lutfy Mubarok, S. H.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Google+

Pengumuman Hasil Seleksi Berkas dan Jadwal Wawancara Calon Volunteer LBH Yogyakarta

PENGUMUMAN

Hasil Seleksi calon Volunteer Pengabdi Bantuan Hukum LBH Yogyakarta

Salam, para pegiat keadilan. Setelah melewati proses penyeleksian administrasi, berikut kami cantumkan nama-nama calon volunteer LBH Yogyakarta yang berhasil lolos ditahapan seleksi administrasi.

Nama peserta Asal Universitas
Rio Rinaldi MH UII
Ryan Akbar UII
Muhammad Rico UII
Wisnu Andhikatama UII
Gilang Wahyu Aditya UII
Romi Maulana UMY
Anita Simbolon UMY
Reynaldo Junior UII
Nasiematul Arifat UII
Ahmad Maulana Ikbal UII
Abdul Malik Akdom UIN
Bintang Yudho Y UII
Ghifar Hilmi UII
ZulFajr iZainal UMY
Rizki Sadikin UIN
Dida Rachma UIN
Arina Widda Faradis UIN
Mada Pudyatama UII
Ismail Sani Ali M UII

 

Selanjutnya, akan dilakukan tahap wawancara yang kami bagi kedalam 2 hari. Wawancara dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB sampai selesai.

 

Tahap wawancara 1 ( Sabtu, 27 Mei 2017) Tahap Wawancara 2 (Minggu, 28 Mei 2017)
Rio Rinaldi Abdul Malik Akdom
Ryan Akbar Bintang Yudho Y
Muhammad Rico Ghifar Hilmi
Wisnu Andhikatama ZulFajri Zainal
Gilang Wahyu Aditya Rizki Shadiqin
Romi Maulana Dida Rachma
  Arina Widda
  Mada Pudyatama
  Ismail Sani Ali M
  Anita Simbolan
  Reynaldo Junior
  Nasiematul Ariefat
  Ahmad Maulana Ikbal

 

 

Untuk pertanyaan lebih lanjut, bisa menguhubungi panitia penerimaan volunteer LBH 2017 di nomor 085789213091, Meila. (WA atau SMS)

Terimakasih

Ttd

 

Panitia

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Google+

Bantuan Hukum Untuk Miskin dan Tertindas